Mendalami & Mengenali Jiwa

Blog EntryPuisi Teman PerjalananJul 3, '07 6:49 AM
for everyone
Puisi Senja Seorang Pramuria

Semenjak bulan tersapu kabut kuning, weweangian dalam tubuhmu meruap
Janjimu, hari ini adalah terakhir kali menjual badanmu.

Tujuh belas tahun sudah kamu merelakan pundak-pundak kecantikanmu untuk semua lebah yang hinggap dan pergi.
“Diriku sudah berkalung rapalan mantera tentang kesucian jiwa. Tak mungkin belok. Tak mungkin mundur.”

Tapi, tak ada yang percaya. Sudah ribuan hasta engkau rangkai kata
Semua tak berbuah. Sebatas putik bunga, lalu bagai tersirap angin: hilang semua

Ringkikan kuda telah membawamu ke lembah beracun itu.
Di sana engkau mengigau tentang ketenangan jiwa. Gerimis turun di pipimu

Sampai di sini kamu menyesal. Toh kamu tertawa: ternyata lebahku orang yang sangat akrab:
suami


Puisi Kekalahan
andaikan hidup ini adalah permainan
maka aku berhenti bermain.
Apa kita sadar, semua permainan melahirkan banyak kekalahan?


Puisi Ketakutan
Aku sudah berbulan-bulan menyulam kata,
Tetapi seperti ada benang yang koyak. Kucoba ganti dengan yang baru. Sama saja..
Lembar demi lembar benang yang coba kupungut dari kapas putih-Mu
Tak juga cukup.

Kamus katakataku juga sudah kahabisan entri
Hanya sepenggal frasa yang berhasil tersulam:
--- seluruhnya adalah ----

hari ini mencoba membuat pintalan baru, tapi yang tercipta hanya ketakutan
bahwa hidup ini hanya seteguk air.

Kunang-Kunang Itu
Semua orang menoleh ke arah cahaya itu. Seekor kunangkunang
Berenang di udara malam. Buliran cahayanya menyisakan rongga kuning terang

Semua orang berlari mengejar kunangkunang
Malam tak mengindahkan kejaran-kejaran itu
Seribu kunang-kunang pun tak akan membuat malam berhenti
memberikan sunyi dan sepi

kunangkunang itu terus menari dan berlari
dalam sepi, dalam mimpi
orangorang yang berlari itu juga hanya memetik sepi

ariefadiwibowo wrote on Jul 3, '07
Assalamu'alaikum. wah.........dalam,mas Coy. Terus ber-MP ria. terima kasih dah invite,mas.
riananda wrote on Jul 3, '07
Wah, ternyata mas coy seorang penyair..... hehehehe
coy28 wrote on Jul 3, '07
penyair yang sudah kehilangan syair hik-hik....
ojifaroz wrote on Jul 3, '07
penyair lama yg meramu syair baru,hehehehe....
coy28 wrote on Jul 4, '07
kata "pujangga": turun gunung ji
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help